PERHIPTANI LOMBOK BARAT- HADIRI TEMU LAPANG DAN PANEN PENGKAJIAN SISTEM PRODUKSI BENIH BAWANG PUTIH

Foto untuk : PERHIPTANI LOMBOK BARAT- HADIRI TEMU LAPANG DAN PANEN PENGKAJIAN SISTEM PRODUKSI BENIH BAWANG PUTIH
Share

Sembalun, 14 Agustus 2019

 

Kegiatan temu lapang ini merupakan temu lapang yang pertama kali sejak kepengurusan yang baru di bawah kepemimpinan Ir. Ali Sadikin, kegiatan ini merupakan kerjasama antara BPTP NTB dengan PERHIPTANI LOBAR dan Kelompok Tani Bawang Putih Desa Sembalun Kabupaten Lombok Timur.

“Kegiatan pengkajian bawang putih di desa Sembalun Kabupaten Lombok Timur ini sudah memasuki tahun ketiga dimana dalam kegiatan pengkajian ini mencoba membudidayakan bawang putuh di luar musim, kendala umum yang dihadapi oleh petani adalah biaya usaha yang cukup mahal, ketersediaan bibit unggul yang terbatas, serangan hama dan penyakit”, demikian dikatakan oleh ketua pelaksana pengkajian DR.H.M.Najam. Ia menambahkan dalam pengkajian ini ada beberapa varietas yang dicoba diantaranya adalah tawang mangu, lumbu putih, lumbu hijau, dan lumbu kuning, Hasil pengkajian yang dilaksanakan oleh BPTP NTB bekerjasama dengan Kelompok Tani bawang putuh di desa Sembalun akhirnya membuahkan hasil yang sangat menggembirakan, rata-rata produksi 25 ton – 30 ton per hektar panen basah dan produksi benih 8 ton- 9 ton per hektar.

Untuk mensosialisasikan hasil pengkajian ini maka BPTP NTB melaksanakan temu lapang, kegiatan Temu lapang tersebut merupakan salah satu kegiatan untuk mempercepat proses adopsi inovasi dan teknologi khususnya varietas unggul baru. Hadir dalam pertemuan tersebut Camat Kec. Kecamatan Sembalun, aparat desa setempat, pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, pejabat dari Dinas Pertanian Kab. Lombok Timur, peneliti dari BPTP NTB, Pejabat BPSB NTB, Perhiptani Kab. Lombok Barat. Dalam sekmen diskusi dan tanya jawab yang di pandu langsung oleh Kepala BPTP NTB, pada kesempatan pertama ketua Perhiptani Lombok Barat Ir.Ali Sadikin menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada panitia penyelenggara kegiatan temu lapang dan pengkajian yang telah memberikan kesempatan kepada seluruh anggota Perhiptani Kab. Lombok Barat untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Pada kesempatan kedua, ibu Anis Khairiah salah seorang penyuluh pertanian senior dari Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat mempertanyakan keunggulan serta keuntungan mengusahakan bawang putih varietas lokal bila dibandingkan dengan varietas inpor, menanggapi pertanyaan tersebut DR.H. M. Najam selaku ketua pelaksana pengkajian mengatakan “ bawang putih varietas inpor pernah di coba dibudidayakan akan tetapi hasilnya kurang bagus dan tidak dapat di jadikan benih”. Artinya varietas lokallah yang jauh lebih unggul di budidayakan dan potensi untuk dikembangkan cukup besar.    

Sementara itu di pengujung acara diskusi Pak Milham Penyuluh pertanian Kecamatan Narmada mengemukakan pendapatnya bahwa,“Kegiatan pengkajian dan temu lapang tersebut merupakan salah satu metode yang cukup bagus dan sangat epektif sebagai sarana transper adovsi inovasi baru kepada petani maupun penyuluh”, ia berharap kepada pihak BPTP NTB, kegiatan seperti ini juga dapat diadakan di Kabupaten Lombok Barat.  

Sambutan